Selama ini orang lebih banyak fokus pada masalah kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) karena bisa memicu beberapa komplikasi dalan jangka panjang. Padahal memiliki tekanan gula darah yang rendah juga bisa berbahaya bagi pasien karena bisa menyebabkan dirinya mengalami koma (hilang kesadaran).
Orang yang memiliki penyakit diabetes berisiko
mengalami serangan hipoglikemia (tekanan gula darah yang rendah). Berdasarkan
penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Inggris, dari 2.000 pasien penderita
diabetes tipe 2 hampir 50% pernah mengalami gejala hipoglikemia.
Para ahli mengatakan bahwa obat yang biasa
digunakan untuk pasien diabetes tipe 2 seperti sulphonylureas bisa memicu
hipoglikemia. Survei yang dilakukan terakhir lebih memfokuskan pada serangan hipoglikemia
yang kecil atau sedang. Biasanya ditandai dengan perasaan gemetar, berkeringat,
perih pada mulut, pusing, perasaan linglung dan jantung berdetak keras.
Pasien yang pernah mengalami serangan hipoglikemia
seperti itu melaporkan bahwa mereka setidaknya harus beristirahat minimal satu
hari, sedangkan keluhan lainnya adalah mengganggu kemampuannya beraktivitas
seperti bekerja, aktivitas sosial, olahraga dan tidur.
Biasanya penyebab seseorang mengalami kadar gula
rendah adalah penggunaan obat diabetes yang berlebihan, kurang mengonsumsi
makanan yang manis, asupan karbohidrat yang kurang, melakukan aktivitas yang
berlebihan dan mengonsumsi alkohol tanpa adanya makanan yang masuk ke tubuh.
Orang yang mengalami hipoglikemia, sebaiknya
segera diberikan sesuatu yang manis agar kadar gula darah dalam tubuhnya cepat
meningkat. Karena jika tidak bisa mengganggu tingkat kesadaran seseorang dan
akibat yang paling buruknya adalah bisa menyebabkan kerusakan otak.
Penderita diabetes memang harus membatasi
mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula, tapi bukan berarti menghindari
sama sekali. Karena obat-obatan yang dikonsumsi juga bisa menurunkan kadar gula
dalam darah. Jadi, hal terpenting adalah mengerti bagaimana cara mengatur kadar
gula darah dalam tubuhnya agar tidak berlebihan (hiperglikemia) atau justru terlalu
rendah (hipoglikemia).
Artikel Menarik Lainnya :
Cara Mengukur Kadar Gula Darah Sendiri
| Tips Ampuh Cara Mengatasi Sakit Gigi Secara Alami |
informasi lengkap seputar kesehatan ada di sini
